Monday, March 25, 2013
Dupa dan Tasbih
hati yg selalu mengatakan bahwa suatu saat kita akan slalu bersama, hati pula yang mengatakan bahwa kita akan menjadi satu dihari nanti. tak terbayangkan apa yang selama ini kita ukir akan menjadi kenangan indah dan akan menjadi sebuah cerita kecil. sedikit demi sedikit batu batu kecil itu kami buang bersamaan.
suatu saat hatiku mengatakan "apakah perbedaan ini dapat kami atasi suatu saat?"
wangi dupa membuatku sedikit tenang, tetapi tidak membuatku dapat berfikir. kulihat ia selalu menenangkan fikirannya dengan cara berkutat dengan berbutir-butir tasbih. apakah suatu saat kami akan selalu seperti ini?
lagi lagi hati kami berkata... dan saat ini mengatakan hal yg membuat kami ingin menghancurkan hati yg selalu menjadi penopang hidup. "suatu saat kalian harus berfikir, memikirkan pilihan yg harus kalian hadapi.. kalian tidak bisa selalu seperti ini. harumnya dupa selalu membawa mu bersama Nya, bahkan butiran tasbih pun selalu menemani mu di saat kau membutuhkan Nya... tetapi dupa dan tasbih tidak dapat membawa kalian bersama sama menuju jalan Tuhan yang selalu ada bersama kalian. Tuhan juga yang lebih menyayangi mu dari pada dia.. Tuhan juga yang selalu membantu mu disaat kau terbelenggu karna nya"
............................
............................
............................
kami tidak dapat melanjutkan tulisan ini, karna hanya Tuhan yang tahu bagaimana akhir cerita ini.....
Lutfi Apriliadi & Ni Made Ayu Riany Gunawan
Subscribe to:
Comments (Atom)